
TL;DR
Equipment artinya peralatan yang digunakan perusahaan untuk mendukung operasional jangka panjang, biasanya lebih dari satu tahun. Dalam akuntansi, equipment dicatat sebagai aktiva tetap dan nilainya mengalami penyusutan setiap periode. Berbeda dari supplies (perlengkapan) yang bersifat habis pakai dan tidak disusutkan.
Dalam laporan keuangan perusahaan, komputer kantor dan kertas fotokopi sama-sama tercatat, tapi cara pencatatannya berbeda jauh. Komputer masuk sebagai aktiva tetap, sementara kertas langsung menjadi biaya operasional. Perbedaan ini bermula dari kategorinya: yang pertama adalah equipment, yang kedua adalah supplies. Arti equipment dalam akuntansi bukan sekadar terjemahan “peralatan” secara umum, melainkan kategori aset dengan aturan pencatatan dan penyusutan yang spesifik.
Arti Equipment dalam Akuntansi
Secara bahasa, equipment artinya peralatan. Dalam konteks akuntansi, maknanya lebih spesifik: equipment adalah barang atau tempat yang digunakan perusahaan untuk mendukung jalannya pekerjaan dan memiliki usia pakai lebih panjang dari perlengkapan biasa. Definisi ini mengacu pada buku Dasar-Dasar Akuntansi karya Kartomo dan La Sudarman, yang menyebut peralatan sebagai aset tetap yang dapat dijual kembali dan mengalami penyusutan nilai.
Yang membedakan equipment dari barang lain adalah sifatnya yang tidak habis saat digunakan. Komputer yang sudah dipakai tiga tahun masih bisa dijual, meski nilainya sudah turun. Itulah mengapa equipment masuk ke dalam kelompok aktiva tetap dalam neraca perusahaan, bukan langsung menjadi beban di laporan laba rugi.
Contoh equipment yang umum ditemukan di perusahaan antara lain: mesin produksi, komputer dan laptop, kendaraan operasional, furnitur kantor, telepon, gudang, dan gedung yang dimiliki perusahaan.
Dua Jenis Equipment dalam Perusahaan
Equipment terbagi menjadi dua kategori berdasarkan ukuran dan nilai asetnya.
Equipment Besar
Equipment besar mencakup aset bernilai tinggi yang berpotensi dijual kembali. Saat dibeli, peralatan ini langsung dicatat di saldo aktiva tetap dan wajib dihitung penyusutannya setiap periode akuntansi. Contohnya mesin produksi, kendaraan, komputer, gudang, dan gedung milik perusahaan.
Peralatan jenis ini biasanya menjadi salah satu pos terbesar dalam neraca, sehingga pencatatannya harus akurat sejak awal pembelian.
Equipment Kecil
Equipment kecil adalah peralatan berukuran lebih kecil yang tetap penting untuk kelancaran operasional sehari-hari. Meski harganya jauh lebih rendah, perlakuan akuntansinya sama dengan peralatan besar: masuk aktiva tetap dan mengalami penyusutan. Contohnya obeng, gunting, stapler, mouse, kunci, dan kabel USB.
Banyak pelaku usaha kecil yang tidak mencatat peralatan kecil sebagai aktiva tetap karena harganya murah. Padahal, jika usia pakainya lebih dari satu tahun dan nilainya melampaui batas minimal yang ditetapkan kebijakan internal perusahaan, barang tersebut tetap harus masuk aktiva tetap.
Ciri-Ciri Equipment yang Membedakannya dari Barang Lain
Agar tidak salah mengklasifikasikan barang saat membuat laporan keuangan, berikut ciri-ciri equipment:
- Usia pemakaian lebih dari satu tahun
- Nilainya masih bisa dijual kembali, meski lebih rendah dari harga beli
- Dicatat sebagai aktiva tetap saat pembelian
- Mengalami penyusutan nilai seiring waktu pemakaian
- Umumnya membutuhkan tenaga listrik atau bahan bakar untuk beroperasi
- Harga relatif lebih tinggi dibanding supplies
- Memiliki peran langsung dalam kegiatan operasional atau produksi perusahaan
Perbedaan Equipment dan Supplies dalam Pencatatan Akuntansi
Perbedaan equipment dan supplies terletak pada usia pemakaian, biaya penyusutan, dan cara pencatatannya di neraca. Sekilas keduanya tampak mirip, tapi dalam akuntansi keduanya masuk ke pos yang berbeda di laporan keuangan. Salah klasifikasi bisa membuat neraca tidak akurat dan langsung berpengaruh pada perencanaan pajak perusahaan.
Supplies adalah barang habis pakai yang mendukung pekerjaan sehari-hari. Kertas, tinta printer, pulpen, dan lem termasuk kategori ini. Usia pakainya biasanya kurang dari satu tahun, tidak bisa dijual kembali, dan tidak mengalami penyusutan. Pembeliannya langsung dicatat sebagai biaya operasional, bukan aktiva tetap.
| Aspek | Equipment | Supplies |
|---|---|---|
| Usia pemakaian | Lebih dari 1 tahun | Kurang dari 1 tahun |
| Sifat | Tidak habis pakai | Habis pakai |
| Bisa dijual kembali | Ya | Tidak |
| Penyusutan | Ya | Tidak |
| Pencatatan | Aktiva tetap | Biaya operasional |
| Contoh | Komputer, kendaraan, mesin | Kertas, tinta, pulpen |
Ada satu kasus yang sering menimbulkan kebingungan: stempel perusahaan. Sebagian perusahaan memasukkannya sebagai supplies karena harganya murah. Sebagian lain memperlakukannya sebagai equipment karena usia pakainya bisa lebih dari satu tahun. Dalam situasi ambigu seperti ini, kebijakan internal perusahaan yang menjadi penentu akhir, bukan aturan universal.
Cara Mencatat Equipment dalam Laporan Keuangan
Karena equipment adalah aktiva tetap, cara pencatatannya berbeda dari pembelian barang biasa. Nilai yang dicatat bukan hanya harga belinya, melainkan harga perolehan penuh: termasuk biaya pengiriman, instalasi, dan semua pengeluaran yang diperlukan sampai peralatan siap digunakan.
Setelah dicatat, nilai equipment perlu dihitung penyusutannya secara berkala. Untuk keperluan perpajakan di Indonesia, aturan penyusutan mengacu pada PMK Nomor 72 Tahun 2023 yang mengelompokkan harta berwujud berdasarkan masa manfaatnya ke dalam empat kelompok, dengan rentang masa manfaat antara 4 sampai 20 tahun. Penyusutan dapat dilakukan dengan metode garis lurus atau saldo menurun.
Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah mencatat pembelian equipment kecil langsung sebagai biaya, bukan aktiva tetap. Akibatnya, neraca tidak mencerminkan kondisi aset yang sebenarnya dan nilai penyusutan yang seharusnya diperhitungkan menjadi hilang dari laporan.
Memahami arti equipment dengan tepat bukan sekadar hafalan istilah akuntansi. Klasifikasi yang benar antara equipment dan supplies langsung memengaruhi akurasi laporan keuangan, perencanaan anggaran, dan kewajiban pajak perusahaan setiap tahunnya.